Pedoman Penyusunan Kerangka Kerja Logis (LFA) Secara Bertahap

Nov 09, 2011 No Comments by

Dalam menyusun Kerangka Kerja Logis (Logical Framework Analysis – LFA) secara bertahap, bekerjalah dengan mengikuti alur tahapan dasar di dalam penyusunan suatu rancangan proyek yang menggunakan LogFrame. Keseluruhan proses pengembangan LogFrame senantiasa mengikuti prinsip-prinsip pokok yaitu bekerja mulai dengan sesuatu yang umum hingga kepada yang spesifik.

Pada tahap pertama pengembangan LogFrame anda hendaknya menyiapkan suatu uraian umum, atau “Ringkasan Narasi”, bagi proyek tersebut. Ini berarti anda perlu:

  1. menetapkan Sasaran (Goal) yang ingin dicapai lewat kontribusi proyek anda;
  2. menetapkan Tujuan (Purpose) yang akan dicapai oleh proyek itu;
  3. menetapkan Keluaran (Outputs) guna mencapai sasaran di atas;
  4. menetapkan Kegiatan-kegiatan (Activities) guna mencapai tiap Keluaran (Outputs).

Mengingat bahwa pernyataan-pernyataan tersebut di atas saling terkait secara logis, maka anda perlu menegaskan bahwa logika yang ada telah benar. Agar dapat menjamin bahwa hal itu memang demikian adanya, maka sekarang anda harus :

  1. melakukan verifikasi logis secara vertikal dengan cara “Jika… /Maka ….

Anda tidak akan dapat mengontrol semua faktor yang berhubungan dengan proyek anda dan oleh karena itu anda harus membuat beberapa asumsi. Langkah berikutnya ialah:

  1. menetapkan asumsi-asumsi yang berkaitan dengan masing-masing tingkatan.

Anda perlu mengembangkan suatu dasar untuk mengukur efektifitas proyek. Agar supaya bisa melakukannya, sekarang anda harus:

  1. menetapkan Indikator-indikator Penentu Obyektif yang dapat diukur pada tingkat Sasaran (Goal) kemudian Tujuan (Purpose) , kemudian Keluaran (Output), kemudian Kegiatan-Kegiatan (Activities).
  2. menetapkan Alat-alat / Perangkat Verifikasi.

Anda kini sudah memproduksi sebuah uraian mengenai proyek itu dan anda bisa melanjutkan ke langkah selanjutnya yaitu :

  1. mengalokasikan biaya-biaya pada setiap kegiatan : mempersiapkan Anggaran Pelaksanaan.

Akhirnya, lakukan dua langkah lebih jauh lagi guna membantu memastikan bahwa LogFrame sudah selesai disusun dan dirancang dengan baik:

  1. periksa LogFrame dengan menggunakan Daftar Periksa Rancangan Proyek;
  2. mengkaji ulang rancangan LogFrame tersebut dengan menggunakan pengalaman anda tentang kegiatan-kegiatan yang sama.

Dari langkah-langkah tersebut di atas, maka Anda akan menampilkan LogFrame anda sebagai sebuah tabel dengan model sebagai berikut:

Summary

Indicators

Verification

Assumptions

GOAL

       

PURPOSES

       

OUTPUTS

       

ACTIVITIES

       

Program dan Kegiatan, Rencana Strategis, Rencana Taktis, Sasaran dan Pendekatan

About the author

lingkarLSM hadir untuk menemani pertumbuhan. Kami mengidamkan masyarakat sipil yang jujur dan punya harga diri. Kami membayangkan ribuan organisasi baru akan tumbuh dalam tahun-tahun perubahan ke depan. Inilah mimpi, tujuan dan pilihan peran kami. Paling tidak, kami sudah memberanikan diri memulai sebuah inisiatif; dan berharap langkah kecil ini akan mendorong perubahan besar.

No Responses to “Pedoman Penyusunan Kerangka Kerja Logis (LFA) Secara Bertahap”

Leave a Reply