Jambore Teamwork Building untuk Mitra HCPI di Bali, Bali, 19-20 Agustus 2015

Aug 21, 2015 No Comments by

Alone we can do so little; together we can do so much
-Helen Keller-

Sebagai bagian dari langkah perkuatan manajerial, kepemimpinan, dan sebagai bentuk dari pembentukan kemitraan yang solid, YCUI menyelenggarakan kegiatan bertemakan Teamwork Building kepada para mitra kerja HCPI di Bali, yang terdiri dari 13 lembaga, yaitu:

  1. Yayasan Citra Usadha Indonesia
  2. Yayasan Dua Hati Bali
  3. Yayasan Kerti Praja
  4. Yayasan Kesehatan Bali
  5. Yayasan Gaya Dewata
  6. Yayasan Spirit Paramacitta
  7. Pokja Pelabuhan Benoa
  8. Pokja Pelabuhan Pengulon
  9. Kisara
  10. PKBI Prov. Bali
  11. YAKITA
  12. Yayasan Bali Peduli
  13. Bali Spirit Festival

Kegiatan ini diadakan di Wisma Nangun Kerthi, Pancasari, Buleleng, Bali, pada tanggal 19 sampai dengan 20 Agustus 2015 dengan agenda yang cukup padat dan informatif, namun dikemas dalam kegiatan-kegiatan yang fun dan komunikatif.

Pembukaan acara dilakukan oleh Brs. Made Efo Suarmiartha, M.Si, sebagai ketua pelaksana. Pada sambutannya, bapak Efo mengutarakan tentang pentingnya komunikasi teamwork yang solid bagi mitra HCPI sebagai aktivis-aktivis penggerak kepedulian masyarakat terhadap AIDS, khususnya di Bali. Dengan framework acara yang menitik beratkan pada solidaritas, team, peningkatan kepemimpinan dan perubahan perilaku, maka dalam acara-acara selanjutnya, peserta akan dibagi kedalam 12 tim sesuai dengan janji yayasan masing-masing, yang kemudian akan mempresentasikan progres kerja dari masing-masing mitra yayasan tersebut, terkait dengan kegiatan yang sudah dan akan dilakukan, program kerja yayasan tersebut, dan tentunya hasil kerja yang terkait dengan goals yang dibawa dari masing-masing mitra yayasan tersebut.

Pada hari pertama, proses pembauran antar individu dan yayasan diawali dengan adanya kegiatan Hiking Informasi, dengan area penjelajahan di sekitar Wisma Kerthi, Buleleng. Ada 5 (lima) tim yang terbentuk, masing-masing tim telah dijelaskan mengenai do and dont’s selama proses Hiking, tujuan dari Hiking itu sendiri–bertemu dengan masyarakat sekitar lokasi lokakarya untuk berbagi wawasan dan kepedulian mengenai HIV/AIDS dan IMS, dimana pada sesi ini dilakukan juga edukasi pencegahan HIV, AIDS dan IMS kepada masyarakat sekitar.

Dengan pengalaman yang terjadi setelah Hiking, tim kembali ke dalam lingkup kelompok dibawah nama yayasan masing-masing, untuk memamerkan program kerja dan hasil kerja dan hasil kerja dari yayasan masing-masing. Dalam kegiatan ini, 12 (dua belas) booth displey profil dan program dari masing-masing lembaga mitra berhasil ambil bagian, dengan antusiasme yang terlihat dari dekorasi yang ditampilkan.

Booth displey profil dan program dari masing-masing lembaga.

Booth displey profil dan program dari masing-masing lembaga.

Acara pada hari pertama diakhiri dengan sesi diskusi, tanya jawab, dan sharing mengenai hasil dari pameran masing-masing booth, kegiatan hiking, dan rencana kerja dari masing-masing yayasan yang kemudian di diskusikan secara terbuka untuk merumuskan kesimpulan dan problem solving dari permasalahan lapangan yang telah disharingkan oleh masing-masing peserta dan gagasan-gagasan penguatan pekerja lapangan dengan adanya wadah khusus yang memayungi eksistensi pekerja lapangan. Hal ini memang menjadi vocal point pada hari pertama, rangkuman dan ringkasan dari aktivitas yang telah dilakukan, gerakan yang telah direncakan, dan rencana apa yang akan selanjutnya dibuat, disummary pada akhir kegiatan hari pertama yang kemudian dilanjutkan kembali pada sesi pertama di hari kedua. Untuk Pendalaman gagasan-gagasan hasil diskusi hari pertama.

Diskusikan secara terbuka untuk merumuskan kesimpulan dan problem solving.

Diskusikan secara terbuka untuk merumuskan kesimpulan dan problem solving.

Setelah diskusi dan brainstorming yang cukup panjang, peserta diajak untuk sedikit bermain-main dalam educational game yang diadakan oleh panitia, sebelum kemudian semua peserta memberikan kesan dan pesan terhadap acara ini menjelang berakhirnya acara.

Peserta diajak untuk sedikit bermain-main dalam educational game 1.

Peserta diajak untuk sedikit bermain-main dalam educational game 1.

Peserta diajak untuk sedikit bermain-main dalam educational game 2.

Peserta diajak untuk sedikit bermain-main dalam educational game 2.

Acara selesai di hari kedua, dengan ringkasan yang dibawakan kembali oleh Drs. Made Efo Suamiartha, M.Si, sebagai bekal dalam perjalanan selanjutnya membentuk solidaritas dari masing-masing yayasan, maupun dari masing-masing individu sebagai pejuang kepedulian masyarakat mengenai HIV/AIDS yang harus tetap berjalan solid dan kompeten sebagai pemicu dari perubahan behaviour baik pada ODHA maupun pada masyarakat Bali pada umumnya dalam kaitannya dengan pencegahan dan penanggulanan HIV/AIDS.

Kegiatan Ini diharapkan tidak berhenti sampai di kegiatan lokakarya, setidaknya di lanjutkan dengan pertemuan berkala jaringan petugas lapangan.

Liputan

About the author

Sebutannya dipanggil Endra, saat ini Endra mengelola beberapa web di yayasan penabulu.
No Responses to “Jambore Teamwork Building untuk Mitra HCPI di Bali, Bali, 19-20 Agustus 2015”

Leave a Reply