Cincin Raja Solomon

Apr 13, 2013 Tanggapi? :

Raja Solomon adalah Raja Israel pada abad ke-10 sebelum masehi serta terkenal karena  kearifan dan kemegahan beberapa candi dan kotanya. Suatu ketika, dia meminta para penasihat untuk mendesain dan membuatkan sebuah cincin dengan gravir khusus. Dia  mengatakan, “ Aku ingin, kata-kata yang tertulis dapat mengubah  suasana hatiku—  dari muram menjadi gembira dari gembira menjadi muram.

Para penasihatnya jungkir balik menyelesaikan tugas yang diberikan Solomon kepada mereka. Akhirnya mereka memberikan cincin bertuliskan, “Badai pasti berlalu.”

Socrates mengatakan, “Ingatlah bahwa tidak ada yang tetap dalam hal yang berurusam dengan manusia. Oleh karena itu, hindari kegembiraan yang berlebihan karena kemakmuran atau kebalikannya, hindari depresi yang berlebihan.

Disarikan dari buku: Tales for Change, penulis: Margaret Parkins.

Cerita Perubahan

Tentang Penulis

lingkarLSM hadir untuk menemani pertumbuhan. Kami mengidamkan masyarakat sipil yang jujur dan punya harga diri. Kami membayangkan ribuan organisasi baru akan tumbuh dalam tahun-tahun perubahan ke depan. Inilah mimpi, tujuan dan pilihan peran kami. Paling tidak, kami sudah memberanikan diri memulai sebuah inisiatif; dan berharap langkah kecil ini akan mendorong perubahan besar.
Belum ada tanggapan. kepada “Cincin Raja Solomon”

Sila Tanggapi